TikTok Penyuluh Pertanian Kebonpedes Sabet Juara Nasional

  • Whatsapp
Venty Anjassari
Venty Anjassari yang merupakan THL -TBPPD bersama Camat Kebonpedes dan para petani serta Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi saat foto bersama dengan memegang medali juara II lomba Tik-Tok tingkat Nasional

SUKABUMI – Seorang petugas penyuluh pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Venty Anjassari yang bertugas di Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, berhasil mengharumkan nama baik dinasnya.

Pasalnya, Tenaga Harian Lepas – Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Daerah (THL -TBPPD) ini, mendapatkan anugerah dari Dirjen Holtikuktura setelah menduduki peringkat ke II pada lomba Tik-Tok tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan peringkat ke II lomba Tik-Tok dari Dirjen Holtikultura,” kata Venty kepada Radar Sukabumi pada Selasa (07/09).

Pihaknya mengaku bangga karena ia sebagai penyuluh pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dapat bekerjasama dengan baik bersama warga dan semua pihak.

Sehingga ia bisa meraih penghargaan peringkat II tingkat nasional. “Upaya yang akan dilakukan kedepannya, kami akan melakukan inovasi-inovasi baru lagi bekerjasama dengan para petani disini,” imbuhnya.

Dalam video Tik-Tok yang berdurasi 53 detik ini, Venty bersama para petani di wilayah Kampung Ciburahol, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, telah bersama-sama menanam cabai kriting.

“Kalau membuat videonya sebentar. Hanya saja, untuk proses editingnya saja yanh lama. Iya, itu kami buat secara spontan. Saya juga tidak menyangka mendapatka akan mendapat juara II. Alhamdulillah, saya diberikan pengharagaan berupa piagam, sama plakat dan uang tunai dari Dirjen Holtikultura,” paparnya.

Sementara itu, Camat Kebonpedes Ali Iskandar mengatakan, pemerintah Kecamatan Kebonpede setelah mendapatkan informasi perihal seorang penyuluh dan petani di wilayahnya yang telah berhasil mendapatkan juara II pada lomba Tik-Tok tingkat nasional, ia bersama Kasi Trantib Kecamatan Kebonpedes langsung meninjau ke lokasi.

“Saya langsung menyambangi kelompok tani sejahtera Desa Bojongsawah yang sedang mengembangkan pertanian cabai yang merupakan bantuan dari Kementrian. Namun yang paling penting hari ini adalah para penyuluh dan petaninya mendapatkan anugrah sebagai juara ke II lomba Tik-Tok tingkat nasional yang diselenggarakan Dirjen Holtikuktura,” katanya.

Keberhasilan ini, ujar Ali, telah memberikan gambaran kepada semuanya, bahwa memang dalam kehidupan masyarakat saat in, dinamis. “Untuk itu, pendekatan-pendekatan bagaimana mentransformasi pengetahuan dan keterampilan sebagai pengetahuan salah satu diantaranya, menggunakan media Tik-Tok.

Nah ini, terbukti sangat efektif dan itu bisa dilakukan. Mudah-mudahan ini bisa jadi penambah semangat agar menciptakan warga dan petani sejahtera,” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *