KABUPATEN SUKABUMI

PCNU Kabupaten Sukabumi Lakukan Rapat Pleno, Sambut Agenda Nasional

×

PCNU Kabupaten Sukabumi Lakukan Rapat Pleno, Sambut Agenda Nasional

Sebarkan artikel ini
PCNU Kabupaten Sukabumi
Para pengurus PCNU saat melakukan rapat persiapan agenda nasional satu abad NU di Kantor PC NU Kabupaten Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Raya Cijalingan, Kecamatan Cicantaya pada Selasa (12/07).

SUKABUMI – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, menggelar rapat pleno evaluasi program kerja dan persiapan agenda nasional satu abad NU di Kantor PC NU Kabupaten Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Raya Cijalingan, Kecamatan Cicantaya pada Selasa (12/07).

Kegiatan dihadiri unsur syuriyah, katib, tanfidziyah, sekretaris dan bendahara dan juga para ketua lembaga Pimpinan Cabang NU Kabupaten Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Usai rapat pleno, Katib sekaligus Ketua Steering Committee Kegiatan Gebyar Satu Abad NU PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E Supriatna Mubarok mengatakan, bahwa satu abad NU di Kabupaten Sukabumi merupakan gerak langkah yang optimal untuk maju bersama. “Sehingga Sukabumi harus menjadi daerah yang mandiri, religi, bersama Nahdlatul Ulam,” katanya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh nahdiyin yang ada di Kabupaten Sukabumi untuk dapat mensosialisasikan dan mempublikasikan eksistensi NU dengan mengganti fhoto profil WhatsApp atau media sosial lainnya dengan NU. “Selain itu, bagi para pengurus maupun anggota, hendaknya bisa mengisi dan memanfaatkan kantor PCNU Kabupaten Sukabumi yang selesai dibangun ini dengan berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.

Hal tersebut, harus dilakukan agar syiar Islam dan NU akan semakin nampak dan menjadi kebanggaan bersama. “Semoga PCNU Kabupaten Sukabumi dapat semakin baik lagi kedepannya dan semua anggotanya semakij solid,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, di tingkat Nasional Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf telah menyampaikan bahwa tema satu abad NU adalah Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru.

Kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu, menjelaskan kepada semua pengurus NU bahwa, pilihan tema tersebut didasarkan pada sebuah hadits Rasulullah SAW, mengenai adanya pembaharuan di setiap 100 tahun.
“Semoga soliditas nahdiyyin dan rasa memiliki terhadap NU dapat menjadi spirit dan modal besar bagi kedigdayaan NU dimasa kini dan yang akan datang,” pungkasnya. (Den/radar sukabumi)