Orang-orang Non Sukabumi Gagal Berwisata ke Pantai Palabuhanratu

  • Whatsapp
Petugas gabungan saat melaksanakan operasi yustisi razia masker di Palabuhanratu

RADARSUKABUMI.com – Cegah kerumunan di akhir pekan, petugas gabungan melakukan penyekatan di perbatasan Bogor – Sukabumi.

Sejumlah pengendara yang berniat berwisata ke kawasan Palabuhanratu terpaksa putar arah karena tidak mengantongi hasil swab antigen.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif mengatakan saat ini pihaknya masih fokus dalam penanganan penyebaran dan pengendalian COVID-19 di wilayah hukumnya.

Selain personel TNI, ia juga melibatkan Satpol PP dan institusi lainnya dalam upaya mengurangi kerumunan di akhir pekan.

“Hingga saat ini masih menjadi fokus utama kami bagaimana mengendalikan disiplin masyarakat soal COVID-19. Kami melakukan penyekatan di titik perbatasan melibatkan personel TNI dan Satpol PP,” kata Lukman, Sabtu (23/1/2021).

Tidak hanya di perbatasan, Lukman mengatakan titik wisata juga ditempatkan personel yang secara rutin melakukan pantauan soal penerapan protokol kesehatan atau prokes.

“Sebagai landasan ada peraturan Bupati Sukabumi Nomor 3 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian COVID-19. Kami menempatkan petugas, mengimbau warga soal penerapan prokes. Bagikan masker agar mereka tetap disiplin ketika aktivitas diluar rumah,” ujar Lukman.

“Titik wisata kami tempatkan petugas, kita juga rutin pantau tempat menginap bagaimana mereka menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan penggunaan masker,” sambungnya.

Pantauan deticom, sejumlah petugas mengawasi sejumpah kendaraan yang melintas. Mereka yang niat untuk berwisata di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu dimintai keterangan hasil swab.

“Upaya pencegahan kerumunan akan terus kami lakukan sampai pandemi berlalu, pengunjung yang abai prokes kami persilahkan pulang kendaraan kami putar balikan. Kami harap seluruh lapisan masyarakat memahami kondisi saat ini,” pungkas dia. (izo/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *