KABUPATEN SUKABUMI

Motor Adu Banteng Dengan Bus di Bantargadung Sukabumi

×

Motor Adu Banteng Dengan Bus di Bantargadung Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Motor-Hantam-Bus-di-Bantargadung
Kecelakaan lalulintas di di jalan Raya Bantargadung kampung Linggamanik, Desa/ Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

BANTARGADUNG – Dua kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan nasional Cibadak – Palabuhanratu tepatnya di jalan Raya Bantargadung kampung Linggamanik, Desa/ Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

Dari informasi dihimpun kecelakaan lalulintas tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor jenis Kawasaki pulsar dengan nomor polisi F 6689 TX yang bertabrakan dengan kendaraan Hino Bus dengan nomor polisi Z 7628 ME.

Bank bjb Tandamata

Kanit Gakum (Kepala unit penegakan hukum) Satlantas polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar mengungkapkan, dari berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi di lapangan bahwa peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.15 WIB.

Akibat dari kecelakaan itu, kata M. Yanuar Fajar pengendara sepeda motor kawasaki pulsar mengalami luka berat bagian kepala dan luka lecet di bagian tangan, sehingga harus dibawa ke rumah sakit Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.

Dijelaskan M. Yanuar Fajar peristiwa kecelakaan berawal saat kendaraan sepeda Motor Kawasaki yang dikendarai Dadang Mulyana (47) warga gentong Sukasari, Kecamatan Cisaat melaju dari arah Bantargadung menuju Warungkiara, namun sesaat tiba di lokasi kejadian yang melintasi jalan tikungan ke kiri mengalami (out of control) dan hilang kendali ke kanan melewati garis marka jalan.

Lanjut M. Yanuar Fajar dan di saat yang bersamaan melaju kendaraan Hino Bus yang dikemudikan M. Ridwan (39) warga pasir suren, Bantargadung dengan membawa satu orang penumpang.

“Dikarenakan jarak yang sudah terlalu dekat kecelakaan tidak dapat di hindarkan lagi,” ujar M. Yanuar Fajar.

Sementara untuk korban pengendara motor, kata M Yanuar Fajar lagi sesaat peristiwa kecelakaan langsung dibawa ke rumah sakit Sekarwangi untuk mendapat penanganan medis.

“Kalau untuk dua kendaraan yakni motor dan bus mengalami kerusakan pada bagian depan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 25jutaan,” terangnya. (Ndi)