Dampak kegiatan Motekar dinilai signifikan. Ketahanan keluarga di aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan meningkat. Risiko kenakalan remaja, perkawinan anak, serta putus sekolah dapat ditekan melalui langkah pencegahan dan pendampingan berkelanjutan.
Selain itu, peran orang tua dalam pengasuhan dan perlindungan anak semakin menguat. Kesadaran masyarakat untuk mandiri dan berdaya juga tumbuh, seiring terbangunnya sinergi antara Motekar, masyarakat, dan pemerintah desa.
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan diperkuat. Karena membangun daerah sesungguhnya dimulai dari membangun keluarga,” pungkas Camat Cisolok. (ndi/d)




