SUKABUMI – Dalam melestarikan tradisional budaya Sunda, Sanggar Seni Sekar Anom bekerjasama dengan BUMDes Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi terus melakukan latihan rutin kesenian tradisional Sunda.
Para pemuda yang tergabung dalam wadah Sanggar Seni Sekar Anom yang berada di Kampung Selamanjah, RT 02/01, Desa/Kecamatan Cidolog itu, terus konsisten menjaga dan melestarikan seni budaya.
Laporan: DENDI KUSUMA DIKOSWARA, Cidolog
KETUA BUMDes Desa Cidolog, Suryati mengatakan, dirinya menilai di zaman yang serba digital sekarang ini, sangat minim sekali para pemuda yang kerap terjun ikut berperan dalam menjaga seni budaya Sunda.
“Memang pada zaman serba modern seperti saat ini, para kaula muda sangat minim terhadap melestarikan seni budaya. Padahal seni budaya Sunda merupakan warisan nenek moyang. Untuk itu, kita bersama wajib untuk melestarikan dan mengembangkannya,” kata Suryati kepada Radar Sukabumi pada Senin (13/09).
Sebab itu, dengan adanya Sanggar Seni di wilayah Desa Cidolog tersebut, kini mulai lagu-lagu daerah, nasional bahkan lagu kekinian saat ini, turut dibawakan tanpa menghilangkan seni budaya yang ditonjolkan.
“Kami bersama para pemuda yang tergabung dalam wadah Sanggar Seni Sekar Anom akan terus berkomitmen dalam menjaga seni budaya Sunda dengan beranggotakan para pemuda Desa Cidolog hingga mahasiswa.
Semua yang diharapkan anggota, pelatih dan ketua, bisa menumbuhkan kesadaran para kaula muda hingga tertarik dan bisa ikut serta dalam mempertahankan budaya Sunda,” tandasnya.






