KABUPATEN SUKABUMI

Longsor Simpenan Sukabumi, Rumah Warga Jebol

×

Longsor Simpenan Sukabumi, Rumah Warga Jebol

Sebarkan artikel ini
Longsor Simpenan Sukabumi
Petugas gabungan saat melakukan asesmen di lokasi tebing yang longsor dan menimpa dinding rumah warga di Kampung Babakan Astana, RT 15/07, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

SIMPENAN – Bencana alam tanah longsor terjadi pada tebing di Kampung Babakan Astana, RT 15/07, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/4) pukul 20.00 WIB. Akibatnya, dinding bagian dapur rumah warga jebol dan roboh.

Rumah tersebut milik pasangan suami istri, Depriyadi (34) dan Nurristi Maulida (29). Peristiwa terjadi sesaat hujan deras disertai angin kencang.

Bank bjb Tandamata

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan Dandi Sulaeman mengatakan, berdasarkan keterangan saksi peristiwa berawal sekira pukul 16.00 WIB atau saat hujan deras mengguyur wilayah Simpenan.

Hujan masih terus mengguyur hingga pukul 19.45 WIB tiba-tiba tebing longsor dan menimpa dinding rumah warga tersebut “Ini mungkin kontur tanah yang labil setelah diguyur memudian tebing itu longsor dan kena rumah warga,” ujar Dandi, Kamis (13/4).

Masih kata Dandi, adapun luas longsoran tebing sekitar 9 meter persegi. Sementara dinding ambruk tinggi diperkirakan sekitar 3 meter dengan lebar 3 meter. Serta memiliki potensi terjadi longsor susulan dan mengancam dua rumah warga lainnya.

“Alhamdulillah, gak ada korban jiwa maupun korban luka. Pemilik rumah mengalami kerugian material,” jelasnya.

Adanya persitiwa itu, lanjut Dandi, sudah berkordinasi dengan berbagai unsur terkait. Baik pemerintahan desa maupun pemerintahan kecamatan untuk upaya penanganan sementara.

“Tadi kami melakukan pendataan serta memberikan imbauan ke masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati akan kondisi cuaca saat ini musim penghujan,” terang Dandi.

“Kebutuhan mendesak saat ini perbaikan tanggul penahan tanah yang longsor. Sementara sebagian material longsoran sudah dibersihkan masyarakat se- tempat secara gotong royong tadi,” tandasnya.(ndi)