KABUPATEN SUKABUMI

Listrik Padam Sehari 6 Kali, Warga Tegalbuleud Sukabumi Protes PLN

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Warga Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan kondisi listrik yang sering kali padam. Dalam sehari hal tersebut bisa terjadi sampai enam kali padam.

Seorang warga Cibeureum, Kecamatan Tegalbuleud, Harry (32) mengatakan, di wilayah Kecamatan Tegalbulued sering terjadi listrik padam, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga. Otomatis, hal ini mengakibatkan aktivitas perekonomian warga terhambat.

“Aktivitas warga disini menjadi terganggu kalau pemadaman listrik terjadi. Apalagi, dalam sehari listeik padam bisa sampai enam jam lamanya,” jelas Harry kepada Radar Sukabumi, Minggu (12/4).

Untuk itu, warga sebagai pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku kecewa kepada PLN yang tidak cepat tanggap karena listrik padam. Kinerja PLN benar-benar tidak profesional dan menyebalkan.

Seharusnya jika ada gangguan listrik hingga mengakibatkan listrik padam PLN harus cepat tanggap. “Apabila padam listrik ini karena harus ada pemeiharaan jaringan harus ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga bukan seperti ini, listrik mati dalam sehari sampai enam jam lamanya,” paparnya.

Dengan kondisi seperti ini, membuat warga kesal. Apalagi, setelah padam listrik berlangsung spanneng hingga beberapa jam. Ia mengaku, pemadaman listrik sering terjadi hampir setiap hari. “Saya tidak mengerti kenapa PLN selalu memadamkan listrik. Soalnya kejadiannya bukan satu atau dua kali, ini sudah sering terjadi di setiap harinya,” tandasnya.

Ia pun meminta agar PLN memberikan penjelasan terkait rutinnya pemadaman listrik di lingkungannya. Setidaknya, pihak PLN memberikan pemberitahuan bila akan melakukan pemadaman. “Minimalnya satu hari sebelumnya ada pemberitahuan. Selain itu, warga juga perlu diberi penjelasan kenapa pemadaman terjadi. Minimalnya, agar warga tidak selalu was-was takut listrik mati,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Humas PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UPPP) Sukabumi Wiwin Darwati mengatakan, untuk listrik tetap nyala tanpa ada gangguan, maka PLN sudah dan sedang mengupayakan semaksimal mungkin. Namun, yang namanya gangguan tidak bisa dihindari apalagi di musim penghujan yang disertai angin kencang. Seperti akhir-akhir ini.

“Walaupun PLN terus melakukan ROW atau pemangkasan pohon-pohon yang mendekati jaringan. Tetapi tetap terjadi gangguan baik disebabkan oleh pohon tumbang ataupun adanya binatang yang menyentuh jaringan listrik. Karena jaringan PLN yang arah pejampangan kebetulan melintasi hutan-hutan lebat,” katanya.

Meski demikian, PLN tetap sedang mengupayakan pelayanan terbaik agar tidak terjadi gangguan yang dapat mengakibatkan listrik padam. “Semua orang menginginkan listrik itu, nyala selamanya baik pelanggan atau PLN nya sendiri,” pungkasnya. (Den/rs)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button