SUKABUMI – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga kini, tercatat 111.225 warga telah mendaftar, dan 102.226 orang atau sekitar 92 persen di antaranya telah memanfaatkan layanan ini di 15 Puskesmas.
Menariknya, kelompok usia pelajar sekolah dasar (7–12 tahun) menjadi peserta terbanyak, disusul kelompok usia 40–59 tahun dengan 21.410 pendaftar. Tingginya partisipasi ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan.
“Program CKG ini dirancang untuk menjangkau seluruh kelompok usia, dari bayi baru lahir hingga lansia. Antusiasme warga menunjukkan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan gratis sangat dibutuhkan,” ujar Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Ida Halimah, Kamis (11/12).
Ida menyebut Puskesmas Gedong Panjang sebagai fasilitas dengan tingkat kehadiran tertinggi, mencapai 49,31 persen dari total pendaftar. Hal ini menunjukkan distribusi layanan yang efektif dan merata.
Tak hanya di Puskesmas, layanan CKG juga hadir di berbagai kegiatan publik, termasuk saat Peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat kota di Balai Kota. Strategi jemput bola ini, menurut Ida, penting untuk memperluas jangkauan layanan.






