SUKABUMI — Suasana Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jumat itu, terasa lebih hangat dari biasanya. Di balik dinding bersejarah yang menjadi saksi perjalanan pemerintahan daerah, sebuah langkah strategis lahir: Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggandeng PT Jasa Raharja Putera untuk memperkuat proteksi publik.
Bupati Sukabumi, Asep Japar—akrab disapa Kang Asjap—berdiri di podium dengan nada penuh keyakinan. “Kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya melalui asuransi sebagai tambahan pelindungan yang lebih optimal bagi masyarakat,” ucapnya. Kata-kata itu bukan sekadar janji, melainkan pintu masuk bagi inovasi layanan yang lebih modern.
Kerja sama ini bukan hanya tentang dokumen MoU yang ditandatangani. Ia adalah payung hukum yang akan melindungi aset daerah, jiwa masyarakat, hingga sektor pariwisata yang menjadi kebanggaan Sukabumi. Dengan cakupan luas—dari asuransi kebakaran, kecelakaan, hingga perjalanan—Jasa Raharja hadir membawa rasa aman yang lebih nyata.
Imam Hendrawan, Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera, menegaskan komitmen BUMN ini. “Salah satu yang kami galakkan adalah asuransi wisata. Tujuannya jelas, untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi,” katanya. Lebih dari itu, solusi digital berupa sistem ticketing terpadu ditawarkan, sehingga premi asuransi bisa langsung terintegrasi dengan tiket masuk destinasi wisata.
Bayangkan, dengan harga tiket yang relatif murah, pengunjung sudah mendapatkan perlindungan maksimal. Sebuah inovasi yang bukan hanya memudahkan, tetapi juga menambah nilai bagi pengelola wisata.






