Lebih lanjut Agung mengatakan, kendati demikian kenaikan tersebut tidak berdampak terhadap jumlah para pembeli. Lantara menurutnya, komuditas tersebut merupakan salah satu kebutuhan sehari-hari.
“Ya, meski harganya naik tapi para pembeli masih banyak. Hanya saja mereka mengurangi jumlah kiloannya, ” ujarnya.
Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Cibadak, Ujang (32) mengaku, sudah satu minggu terakhir ini harga komuditas cabe rawit merah mengalami peningkatan relatif tinggi sehingga hal itu memberatkan para konsumen.
Bahkan, tidak sedikit konsumen yang mengeluh. “Banyak pembeli yang mengeluh karena kenaikan harga ini. Sampai mengurangi jumlah kiloannya,” singkatnya.
(cr16/d)





