KABUPATEN SUKABUMI

Kebakaran Lahan di Karangpapak Sukabumi

×

Kebakaran Lahan di Karangpapak Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Kebakaran lahan di Sukabumi
Kebakaran lahan di kampung Marinjung, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

CISOLOK – Kebakaran lahan kembali terjadi, kali ini kebun alang alang milik warga di kampung Marinjung, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi hangus.

Camat Cisolok Jaenal Abidin mengatakan peristiwa kebakaran tersebut, terjadi sekitar pukul 13.30 Wib hingga kini belum diketahui penyebab munculnya api yang menghanguskan nyaris satu hektar lahan merupakan kebun milik warga.

Bank bjb Tandamata

Beruntung, kata Jaenal Abidin tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut hanya saja lahan perkebunan warga tersebut hangus terbakar.

“Karena memang area yang terbakar lahan kebun kering yang ditumbuhi sebagian besar ilalang dan pepohonan pisang serta lainnyq pohon kecil,” ujar Jaenal kepad Radar Sukabumi melalui sambungan selular.

Masih kata Jaenal, hingga saat ini belum diketahui sumber kemunculan api dari mana, dan masih dalam investigasi jajaran kepolisian dan juga unsur forkompimcam Cisolok serta unsur terkait lainnya.

“Alhamdulillah berkat kesigapan tim gabungan dari personel damkar, masyarakat dan jajaran kami api dapat dipadamkan dengan cepat, kurang satu jam,” jelasnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati hati dan waspada, tidak membakar sampah sembarang, karena kondisi lahan kering,” imbuhnya.

Sementara itu dihubungi terpisah petugas penanggulangan kebencanaan kecamatan Cisolok Andri Firmansyah mengatakan menurut keterangan para saksi api tiba tiba terlihat berkobar ditengah tiupan angin kencang.

“Katanya itu dari lahan tanah dinas menjalar kebun warga kampung Marinjung hilir, langsung masyarakat melaporkan ke petugas setempat dan pemadam kebakaran,” timpalnya.

“Wilayah yang terbakar ini memang dekat dari pemukiman warga, sehingga sempat membuat khawatir, beruntung dapat dipadamkan dengan cepat,” bebernya. (Ndi)