Sebelumnya jajaran kepolisian melalui Satreskrim telah mengamankan seorang pria berinisial JF merupakan warga Bogor yang diduga sebagai pemburu babi hutan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Dan hasil keterangan sementara saat itu, kepolisian menyatakan insiden yang mengakibatkan meninggalnya Otib terjadi akibat kelalaian saat perburuan babi hutan yang berujung pada salah sasaran tembak hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa. Dan terduga pelaku, JF, diduga kuat mengabaikan standar operasional prosedur (SOP) dan aspek keselamatan saat berburu.
Sejumlah barang bukti pun, telah diamankan pihak kepolisian termasuk senjata api, peluru, dan perlengkapan berburu lainnya. Pemeriksaan masih terus berjalan untuk memastikan semua fakta dan pihak yang terlibat. (ndi/d)






