Tracking, testing dan pemantauan dilakukan di 15 objek wisata yang tersebar di Kabupaten Sukabumi, adapun petugas yang dikerahkan dari Puskesmas yang berdekatan dengan 15 objek wisata tersebut.
“Ada 15 objek wisata yang kami treking, testing dan pantau. Adapun empat wisatawan yang positif berada di wilayah pantai selatan,” sebutnya.
Secara teknis dilapangan, para wisatawan yang tidak memiliki surat hasil pemeriksaan antigen diperiksa dan diputar balikan jika hasilnya positif. Hal itu, untuk memastikan tidak terjadi klaster wisatawan di Kabupaten Sukabumi.
“Jadi puskesmas menyediakan rapid antigen di pos penyekatan wisatawan, secara acak wisatawan yang terjaring tidak memiliki surat hasil pemeriksaan dan mengabaikan protokol kesehatan diperiksa, termasuk wisatawan yang berasal dari luar Sukabumi diputar balik,” tandasnya. (upi/t)






