“Kebijakan tegas yang diambil oleh pemerintah adalah penutupan lokasi wisata, hal itu memang dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan berlebihan dan meminimalisir penularan Covid-19,” sebutnya.
Sementara itu, Andi juga mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya menemukan bahwa terdeteksi empat orang wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Suakbumi dinyatakan positif Covid-19. Ini diketahui setelah melalui serangkaian pemeriksaan tes rapid antigen yang dilakukan di pos penyekatan wisatawan.
Data yang diperoleh Radar Sukabumi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, dari 479 wisatawan yang melakukan rapid tes antigen di pos penyekatan wisatawan, empat diantaranya dinyatakan positif Covid-19.
Dari hasil tracking, testing dan pemantauan di lokasi wisata di Kabupaten Sukabumi, pihaknya menemukan empat wisatawan yang dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan rapid antigen.
“Secara keseluruhan ada 479 yang di rapid antigen, dari jumlah itu 4 wisatawan positif Covid-19 setelah melalui serangkaian Pemeriksaan rapid antigen,” sebut Andi.






