“Pengerasan jalan sudah berlangsung sejak Minggu (5/1/2025) kemarin selama tiga hari, menggunakan material batu pecah dan alat berat untuk memadatkan tanah,” imbuhnya.
Ami Amelia berharap, dengan upaya tersebut kondisi jalan bisa dilalui dengan aman dan nyaman meski perbaikan sementara, namun begitu kedepan akan berupaya melakukan penanganan lanjutan.
“Diharapkan masyarakat dapat bersabar, dan memahami kondisi ini, dan menghindari penggunaan kendaraan dengan muatan berlebih, iya agar pengerasan jalan dapat optimal sebelum nanti dilakukan pengaspalan,” tandasnya. (ndi/d)






