“Jalan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi pembuka jalan menuju kesejahteraan masyarakat,” tambah Sudarmi.
Selain memperlancar arus transportasi, peningkatan jalan juga membuka peluang usaha baru di sekitar jalur tersebut. Warga mulai memanfaatkan akses yang kini mulus untuk membuka warung, bengkel, dan jasa angkutan kecil.
“Pelaksanaan proyek ini dilakukan secara transparan dan partisipatif, dengan pengawasan dari pemerintah desa, pendampingan dinas terkait, serta dukungan aktif masyarakat,” tegasnya.
Sudarmi juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat dan jajaran Pemprov Jabar atas dukungan nyata terhadap pembangunan di wilayah pedesaan.
“Kami yakin, jalan yang baik akan membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan warga,” pungkasnya.(ndi/d)




