Kapolres juga menyoroti semangat inklusivitas di tubuh Polri, dengan membuka peluang bagi penyandang disabilitas dan perempuan untuk bergabung dan menduduki jabatan strategis. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi menuju Polri yang lebih humanis dan responsif terhadap dinamika sosial.
“Polri terus berbenah. Kami tidak mentoleransi setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Jika masih ada oknum yang menyimpang, kami minta maaf kepada masyarakat. Kami akan terus memperbaiki diri,” ucapnya.
Upacara Hari Bhayangkara ke-79 ini, menurut Kapolres, menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta komitmen dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.(ndi/d)






