“Kalau pedagang sih gimana pembelian dari suplayernya, memang biasanya menjelang puasa itu harganya naik,” ungkapnya.Di tempat yang sama, Koordinator Unit Pasar Cibadak, Agung Koswara Adiwiguna mengungkapkan, persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok dan komuditas jelang Ramadan terkadang menjadi fenomena yang tidak bisa terelakan. Karena, permintaan dari konsumen meningkat sementara persediaan barang sangat terbatas.
“Ya memang, kenaikan harga ini kerap terjadi jelang Ramadan. Tetapi pasar sendiri tidak bisa intervensi soal harga, terkecuali kalau Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah diatur oleh pemerintah, jika daging itu tergantung persediannya,” terangnya.
Walaupun daging naik, lanjut Agung, bawang putih dan cabe merah kriting mengalami penurunan. Dari harga bawang pekan lalu Rp28 ribu kini harganya menjadi 20 ribu dan harga cabe merah kriting dari Rp35 ribu menjadi Rp32 ribu setiap satu kilogramnya.
“Seperti cabe merah kriting dan bawang putih, jika persediannya melimpah terjadi penurunan dikisaran Rp3 ribu sampai Rp8 ribu setiap satu kilogramnya,” tutupnya.
(cr15/d)




