Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, media, hingga masyarakat setempat. Sekitar 100 peserta terlibat langsung, terdiri dari pelajar, mahasiswa, pemuda, penggiat lingkungan, pemerintah desa, dan warga sekitar.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan edukasi lingkungan. Nunung berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Jika pemuda sudah bergerak, kami optimistis masa depan lingkungan Sukabumi akan lebih terjaga,” tandasnya.(ndi/d)






