KABUPATEN SUKABUMI

Gawat, Pasien DBD di Rumah Sakit Palabuhanratu Sukabumi Naik

×

Gawat, Pasien DBD di Rumah Sakit Palabuhanratu Sukabumi Naik

Sebarkan artikel ini
Gerbang RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi
Gerbang RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi

Demam tersebut, masih kata Saeful Ramdani berlangsung pada 1-2 hari pertama, dan akan turun kembali pada hari ketiga, sehingga diperlukan perawatan maskimal, karena perlu diwaspadai bahwa hari ketiga hingga hari kelima saat demam sedang turun, justru merupakan masa kritis.

Bank bjb Tandamata

“Dimana mungkin terjadi kebocoran cairan dari pembuluh darah yang disertai penurunan nilai trombosit, sehingga memerlukan terapi cairan dan observasi ketat,” paparnya.

Lanjut Saeful Ramdani, dalam melakukan perawatan, dokter dan tim medis lainnya di RSUD Palabuhanratu, kabupaten Sukabumi telah memberikan dan melaksanakan pelayanan prima terhadap para pasien DBD tersebut.

“Kita sesuai prosedur dalam melaksanakan pelayanan dan perawatan terhadap pasien, pemeriksaan trombosit, melakukan rawat inap utamanya, supaya pasien tidak down dan kita terus mengupayakan agar imunitas mereka terjaga dan tidak shock,” tandasnya. (ndi/d)