Empat Rumah di Kampung Ranji Sukabumi Terancam Longsor

Kampung Ranji Longsor
Suasana rumah penduduk di Kampung Ranji, RT 01/01, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, terancam tergerus longngsor pada Jumat (04/03).

KEBONPEDES – Sebanyak empat unit rumah warga di Kampung Ranji, RT 01/01, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi terancam ambles. Tebing setinggi 7 meter dengan panjanng 25 meter tersebut mengalami longsor.

Kepala Desa Kebonpedes Dadan Apriandani kepada Radar Sukabumi mengatakan, tebing tersebut longsor sekra dua pekan lalu akibat diguyur hujan deras.

Bacaan Lainnya
  1. “Akibat tebing itu longsor telah mengancam empat rumah warga di Kampung Ranji. Sebab, lokasi bangunan rumah tersebut berada di atas tebing,” kata Dadan kepada Radar Sukabumi pada Jumat (04/03).

Saat ini, kata Dadan lagi, warga di terdampak dihantui rasa was-was. “Pasca kejadian longsor, kekhawatiran warga pun muncul. Mereka khawatir terjadi bencana longsor susulan. Terlebih lagi, cuaca ekstrem saat ini berpotensi terjadinya bencana alam,” ujarnya.

Empat rumah yang terancam tergerus longsor itu, diisi sekitar 15 jiwa. Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, akhirnya satu rumah warga yang lokasinya berdekatan dengan lokasi longsor, kini sudah dievakuasi ke tempat lebih aman atau ke tempat sanak saudara terdekatnya.

“Sebanyak tujuh jiwa atau satu kepala keluarga atas nama Iyus Ruswandi (41) sudah dievakuasi. Iya, karena kami khawatir rumah itu ambruk tergerus longsor. Karena, lokasinya sangat berdekatan,” tandasnya.

Dadan menambahkan, setelah mengetahui kejadian tersebut, pemerintah Desa Kebonpedes langsung melakukan koordinasi dan melaporkan bencana alam itu, kepada pemerintah Kecamatan Kebonpedes dan dinas terkait.

“Saya berharap pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi melalui dinas terkait, untuk segera merespon karena kondisisinya mengancam keselamatan jiwa warga kami. Makanya, kami mengusulkan bantuan untuk membangun tembok penahan tanah (TPT) agar warga kami merasa aman,” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *