Dua Hari, Delapan Wisatawan Digulung Ombak Pantai Selatan Sukabumi

  • Whatsapp
Petugas Balawista Kabupaten Sukabumi saat mengevakuasi wisatawan yang nyaris hanyut usai bermain di Pantai Palabuhanratu.

SUKABUMI – Musibah kecelakaan laut (lakalaut) lagi-lagi terjadi saat libur akhir pekan. Kali ini dilaporkan bahwa sebanyak delapan orang wisatawan tenggelam arus ombak di kawasan objek wisata pesisir pantai Selatan Sukabumi.

Petugas lifeguard Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi melaporkan pada periode Sabtu hingga Minggu atau 22-23 Mei 2021 kemarin sebanyak delapan orang pelancong menjadi korban keganasan ombak pantai Selatan Sukabumi. Beruntung kedelapan korban tersebut berhasil diselamatkan oleh para petugas lifeguard.

Bacaan Lainnya

Ketua Balawista Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto merincikan, pada Sabtu 22 Mei 2021, terdapat tiga orang terseret ombak dan semuanya dapat diselamatkan. Sedangkan lima orang lainnya terjadi pada Minggu, 23 Mei 2022 kemarin dan semuanya selamat.

“Data yang masuk ke Sekretariat Balawisata Palabuhanratu, kemarin terjadi tiga laka laut tiga orang berhasil diselamatkan. Sedangkan hari ini (Minggu) tiga laporan yang masuk kejadian laka laut,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Minggu (23/05).

Tiga kasus laka laut tersebut sambung dia, di antaranya, satu kasus tenggelam di Pantai Karangnaya SBH dengan korban satu orang, kemudian satu kasus di Pantai Kapitol Karangpapak Cisolok dengan korban satu orang.

“Sementara untuk satu lagi jumlah korbannya tiga orang terjadi di Pantai Karanghawu. Total dari tiga kasus di lokasi berbeda, dengan jumlah korban 5 orang itu, semuanya dapat diselamatkan,” ucapnya.

Dirinya merinci, untuk data laka yang terjadi di Pantai Kapitol Karangpapak Cisolok korbanya atas nama Deril (15) merupakan warga Ciawi RT (02/01). Sementara untuk tiga korban laka laut di Pantai Karanghawu korbanya atas nama M Rizki (17), Rizki (15) dan Irgi (21) ketiganya merupakan warga Bogor.

“Kemudian untuk korban laka laut di pantai SBH atas nama Dendi (13) warga Cibaraja Cisaat. Sementara baru itu informasi yang masuk, nanti akan kami kabarkan kembali,” tandasnya. (cr1/d)

Pos terkait