KABUPATEN SUKABUMI

DPPKB Kabupaten Sukabumi Gencarkan Edukasi DASHAT di Kampung KB untuk Tekan Stunting

×

DPPKB Kabupaten Sukabumi Gencarkan Edukasi DASHAT di Kampung KB untuk Tekan Stunting

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN : Petugas DPPKB Kabupaten Sukabumi, saat memberikan sambutan pada Saresehan Evaluasi Tim Edukasi DASHAT di Balesawala Kampung KB Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, pada beberapa waktu lalu
SAMBUTAN : Petugas DPPKB Kabupaten Sukabumi, saat memberikan sambutan pada Saresehan Evaluasi Tim Edukasi DASHAT di Balesawala Kampung KB Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, pada beberapa waktu lalu

SUKABUMI – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi semakin intensif melakukan upaya penurunan angka stunting lewat penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Salah satu langkah konkret adalah menggelar Saresehan Evaluasi Tim Edukasi DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) secara roadshow di sejumlah kecamatan.

Kegiatan yang digelar di Balesawala Kampung KB Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari kader Kampung KB, pengurus PKK, bidan desa, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta unsur pemerintahan desa dan kecamatan. Mereka berkumpul untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat peran Tim Edukasi DASHAT sebagai garda terdepan dalam pengedukasian gizi keluarga dan pencegahan stunting.

Bank bjb Tandamata

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menekankan bahwa DASHAT bukan sekadar program penyediaan makanan bergizi. Lebih dari itu, program ini merupakan gerakan perubahan pola pikir dan gaya hidup sehat dalam keluarga. Ia menegaskan bahwa tim edukasi harus berperan sebagai pelopor perubahan tersebut di tingkat masyarakat.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, sejumlah hal disoroti mulai dari pemahaman konsep DASHAT berbasis potensi pangan lokal, strategi edukasi yang efektif, hingga pentingnya kolaborasi antara unsur desa, PKK, Puskesmas, Posyandu, dan tenaga kesehatan. Uus juga menekankan bahwa data keluarga berisiko dari Puskesmas harus dimanfaatkan untuk memetakan sasaran prioritas secara tepat dan efisien.