Dengan mengusung tema “Infrastruktur dan Konektivitas Segitiga Emas Sukabumi–Cianjur–Bogor: Kunci Stabilitas Harga, Efisiensi Logistik, dan Peningkatan Investasi”, WJES tahun ini menyoroti pentingnya pembangunan wilayah yang saling terhubung secara ekonomi dan logistik. Sektor peternakan pun menjadi bagian penting dalam rantai pasok pangan regional.
Lebih lanjut, drh. Asep menegaskan kesiapan Dinas Peternakan untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pengembangan sektor peternakan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan implementatif yang mendukung peternak lokal agar lebih produktif dan kompetitif, baik di pasar regional maupun nasional.
“Kami akan terus mendorong agar hasil peternakan Sukabumi tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar luar daerah dengan kualitas yang terjamin,” tandasnya.
Ia pun menambahkan bahwa partisipasi aktif dalam forum seperti WJES menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Sukabumi siap menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung peternakan potensial di Jawa Barat. “Kabupaten Sukabumi siap tumbuh melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan,” pungkasnya. (den/d)





