KABUPATEN SUKABUMI

Dishub Pun Tak Berdaya

×

Dishub Pun Tak Berdaya

Sebarkan artikel ini

“Kalau dipusatkan dalam satu tempat, mungkin akan lebih tertib. Kalau pun nantinya tetap terjadi kemacetan, saya yakin tidak akan separah ini. Jadi nantinya tidak ada pihak yang terganggu maupun dirugikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu lintas Dishub Kabupaten Sukabumi, Asep Somantri mengaku tidak berdayamencegah volume kendaraan dan pelaksanaan kegiatan karnaval.

Menurutnya, karena karnaval sudah menjadi agenda rutin setiap tahun, maka pihaknya pun lebih memilih mendampingi untuk mengatur arus lalu lintas bersama kepolisian.

 

KARNAVAL: Arak-arakan pawai ta’aruf yang melintasi ruas nasional dan memakan badan jalan.

“Sudah menjadi agenda tahunan, jadi kami hanya membantu untuk mengurai kepadatan kendaraan. Sedikitnya 25 petugas yang disiapkan untuk mengurai kemacetan ini,” pungkasnya singkat.

Dihubungi terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH Oman Komarudin menambahkan, tradisi karnaval samenen setiap tahunnya menjadi bahasan dikalangan MUI maupun pemerintah.

Namun, pihaknya tidak bisa menyesaikan secara sekaligus. Terlebih tradisi tersebut hanya dilakukan satu tahun sekali sebagai pesta rakyat dan anak-anak didik DTA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *