Supaya SE ini berjalan dengan baik, Solihin pun mengaku suda meminta kepada masing-masing lembaga dan koordinatornya supaya turut serta mengawasi dan memantau setiap kegiatan peserta didik.
Lagi-lagi ia menegaskan, supaya para pelajar tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nomra.
“Koordinasi pun harus ditingkatkan. Kami sudah tekankan kepada semua pihak supaya turut serta mengawasinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, KH O Komarudin, Valentine Day itu bukan ajaran Islam dan bukan pula budaya Indonesia. “
Valentine Day itu adalah ajaran Romawi atau budaya barat. Di Islam tidak ada yang namanya valentine, yang ada itu khitbah atau meminang lalu menikah.
Jadi, masyarakat muslim Sukabumi dilarang merayakan valentine,” tutur Kusoy.






