Desa Cikahuripan Kadudampit Diduga Gelapkan BLT-DD, Polisi Beberkan Pengembangan Kasusnya

DIWAWANCARAI: Kanit Tipikor Polres Sukabumi Kota, IPDA Sukron Soleh, saat diwawancarai Radar Sukabumi soal dugaan penggelapan BLT DD Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit. (FOTO : DENDI RADAR SUKABUMI)
DIWAWANCARAI: Kanit Tipikor Polres Sukabumi Kota, IPDA Sukron Soleh, saat diwawancarai Radar Sukabumi soal dugaan penggelapan BLT DD Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit. (FOTO : DENDI RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Kasus dugaan penggelapan Bantuan ngvj Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, terus berlanjut.

Kali ini, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Sukabumi Kota, tengah melakukan koordinasi bersama Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di lingkungan Kabupaten Sukabumi, untuk mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di pemerintahan desa tersebut.

Bacaan Lainnya

Kanit Tipikor Polres Sukabumi Kota, IPDA Sukron Soleh kepada Radar Sukabumi mengatakan, dalam mengusut tuntas kasus tersebut, Unit Tipikor Polres Sukabumi Kota akan melakukan klarifikasi dengan menggandeng Inspektorat Kabupaten Sukabumi, untuk mengaudit BLT-DD tahun 2023 yang dilaporkan belum disalurkan kepada masyarakat sebagai keluarga penerima manfaat lada triwulan tiga dan triwulan empat.

“Setelah klarifikasi lengkap, mungkin apakah ada dana dana lainnya, baik DD maupun ADD yang memang diduga diselewengkan atau digelapkan lagi oleh oknum pemerintah Desa Cikahuripan itu. Tapi, yang fokus saat ini kita tengah menyelidiki soal dugaan penggelapan BLT-DD tahun 2023,” kata Sukron kepada Radar Sukabumi pada Senin (19/02).

Saat ini, Unit Tipikor Polres Sukabumi Kota baru mengumpulkan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kasus dugaan penggelapan BLT-DD di Desa Cikahuripan pada tahun 2023.

“Kita coba masuk permintaan dokumen, kemarin koordinasi sama APIP, dan sekarang direncanakan setelah selesai Pemilu, kita akan klarifikasi ke pihak terkait di desa, baik dari aparatur desa maupun kita sampling nanti ke masing-masing penerima atau KPM-nya, apakah benar atau tidak, nanti ada audit tersendiri kita akan audit ke inspektorat,” tandasnya.

Audit sampling ke KPM sebagai penerima program BLT-DD tahun 2023 di desa tersebut, sengaja akan dilakukan. Lantaran, berdasarkan laporan awal pada 26 Januari 2023 lalu, diketahui bahwa BLT-DD di Desa Cikahuripan pada tahun 2023 itu, belum tersalurkan kepada masyarakat sebanyak 80 keluarga penerima manfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *