Cuaca Ekstrem di Pangumbahan Sukabumi, Rumah Kakek Jana Rusak

Rumah Roboh Pangumbahan
uasana rumah milik Kakek Jana (64) di Kampung Cikanyere, RT 06/07, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, ambruk setelah diterjang bencana angin kencang.

CIRACAP – Hujan deras disertai angin kencang merusak rumah Jana (64), warga Kampung Cikanyere, RT 06/07, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (20/01) sekira pukul 22.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.

Bacaan Lainnya

“Akibatnya, atap sebagian depan rumah Kakek Jana ambruk,” kata Anita kepada Radar Sukabumi pada Jumat (21/01).

Untuk mengantisipasi terjadinya risiko bencana alam pada cuaca ekstrim saat ini, BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya. Terutama saat hujan turun disertai angin kencang. Terlebih lagi, bagi masyarakat yang tinggal dan kerap beraktivitas di daerah perbukitan dan bantaran sungai.

“Jika di wilayahnya terjadi sesuatu yang berpotensi terjadinya bencana alam, maka segeralah menyelamatkan diri atau mengevakuasi diri. Selain itu, disarankan juga segara melapor kepada kami atau kepada pemerintah setempat,” tandasnya.

Selain itu, kata Anita lagi, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan akibat cuaca ekstrem, BPBD Kabupaten Sukabumi telah menyiagakan personelnya.

Bahkan, petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) yang merupakan tangan kanan dari BPBD Kabupaten Sukabumi ini, juga selalu siap siaga di wilayahnya masing-masing.

“Siap siaga personel BPBD Kabupaten Sukabumi ini, sengaja dilakukan mengingat imbauan dan prediksi dari BMKG terkait potensi bencana alam akibat badai La Nina. Jadi, badai La Nina itu masih tertap berlangsung hingga saat ini,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.