“Dinas Pendidikan juga mengajak masyarakat, termasuk para pendidik, tokoh agama, dan aparat keamanan, untuk bersama-sama mencegah terjadinya aksi perang sarung yang berpotensi merugikan anak-anak serta menciptakan ketertiban selama Ramadhan,” paparnya.
“Dengan adanya himbauan ini, diharapkan bulan suci Ramadhan dapat dijalani dengan penuh khusyuk, aman, dan nyaman tanpa gangguan dari aktivitas yang tidak bermanfaat bagi generasi muda,” pungkasnya. (den/d)






