SUKABUMI – Seperti diketahui kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu dari 8 kecamatan yang masuk kedalam kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark.
Tidak heran, dengan berbagai potensi yang dimiliki membuat jajaran kecamatan Cisolok terus melakukan pembenahan baik infrastruktur, sarana dan prasarana sebagai penunjang mendukung mempromosikan objek wisata yang ada.
Hal itu diungkapkan Camat Cisolok Jaenal Abidin dihadapan ratusan mahasiswa Stisip Widyapuri Mandiri saat menjadi narasumber dalam pembekalan sebagai pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di wilayah kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada bulan Agustus 2023 nanti.
Jaenal Abidin mengatakan, di kecamatan Cisolok terdapat 13 desa, dimana 5 desa diidentikan dengan desa bahari karena bersinggungan dengan pantai dan ataupun laut, sementara 8 desa lainnya masuk desa dengan wilayah area pegunungan.
“Potensi sumber daya alam, 13 desa ini mencerminkan moto pariwisata kabupaten Sukabumi yaitu gurilapss (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai dan Seni Budaya),” ungkap Jaenal.
“Bahkan saat ini terus dikembangkan geyser Cisolok disana ada air panas yang nyembur, ini sebauh potensi yang luar biasa, karena hanya ada dua di dunia, yakni brazil dan Indonesia,” sambungnya.
Adapun potensi lainnya, kata Jaenal lagi sumber daya alam hasil tangkapan nelayan yang dijadikan bagian usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di kecamatan Cisolok juga cukup menjanjikam yakni pembuatan Abon Ikan, Kerupuk Ikan, Kerupuk Kulit dari Ikan, Baso Ikan.






