“Semua kerusakan belasan rumah warga sudah kami data untuk di kirimkan laporannya ke dinas terkait. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, pemerintah bisa membantu warga yang terkena musibah ini, untuk meringankan beban hidupnya,” imbuhnya.
Sementara itu, seorang warga Kampung Babakan, RT 2/9, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar Yulianti (29) mengatakan, saat kejadian ia bersama keluarganya tengah tertidur lelap di dalam rumahnya.
Namun, sekira pukul 22.00 WIB, ia dikagetkan dengan suara gemuruh disusul dengan suara menggelegar yang berasal dari atap rumah. “Waktu itu, saya bersama keluarga sudah tidur.
Namun, diluar ramai banyak warga yang berteriak. Katanya ada angin puting beliung. Saat saya bersama suami kelaur rumah, ternyata ada angin didepan rumah dan melihat atap rumah beserta genting yang beterbangan.
bahkan, para bola yang berada di depan rumah pun ikut tersapu angin puting beliung hingga menimpa atap rumah,” kata Yulianti saat disambangi Radar Sukabumi di rumah kediamannya.
Saat kejadian puting beliung, warga Kampung Babakan panik langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri. “Puting beliung ini menerjang rumah warga. Alhamdulilah warga tidak ada yang terluka akibat bencana ini,” pungkasnya. (cr13/t).





