Kerugian Bencana Capai Rp4 Miliar

EVAKUASI: Sejumlah petugas BPBD Kabupaten Sukabumi saat melakukan evakuasi longsor.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mencatat selama Januari hingga Juli 2019 jumlah rumah yang rusak akibat bencana mencapai 85 unit.

Rinciannya, 23 rusak berat, 56 rusak sedang dan enam rusak ringan. Meski tak ada korban jiwa namun, kerugian disinyalir mencapai Rp4 miliar.

Bacaan Lainnya

Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, jumlah bencana selama Januari sampai Juli ini terdapat 74 kejadian. Di antaranya, tujuh kejadian kebakaran, 56 longsor, lima banjir, lima angin puting beliung dan satu pergerakan tanah.

“Bencana ini tidak hanya merusak rumah, tetapi fasilitas umum dan sosial lainnya seperti lima jembatan mengalami rusak sedang,” kata Daeng kepada Radar Sukabumi, kemarin (25/8).

Selain itu lanjut Daeng, tiga saluran air rusak berat dan 13 rusak sedang, enam tempat ibadah rusak sedang, enam sekolah rusak sedang.

Kendati demikian, bencana yang terjadi ini tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa. “Kerugaian akibat bencana ini mencapai Rp4 miliar lebih,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang paling rawan terjadi bencana. Pada musim kemarau ini, bencana didominasi kebakaran dan kekeringan yang jumlahnya meningkat sejak empat bulan terakhir atau mulai April.

“Ya, di Kabupaten Sukabumi ini semua potensi bencara ada. Seperti, longsor, kebakaran, banjir, angin puting beliung, gempa dan bencana alam lainnya,” tandasnya.

Karena itu, untuk antisipasi terjadinya bencana, khususnya di musim kemarau ini, masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran baik rumah, hutan maupun lahan. “Dan yang terpenting untuk selalu mengawasi dan memeriksa kompor dan jaringan listrik yang bisa memicu terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

(bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.