Bayi Gizi Buruk di Ciemas Sukabumi Karena Penyakit Bawaan

Yani Jatnika Marwan
Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Yani Jatnika Marwan

SUKABUMI – Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Yani Jatnika Marwan angkat bicara soal kasus gizi buruk yang menimpa seorang bayi berusia 4 tahun.

Bayi tersebut bernama Risma Al Maidah, warga Kampung Ciloa, RT 01/05, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

Bacaan Lainnya

Istri dari Bupati Sukabumi mengaku, bahwa bayi yang mengalami penyakit gizi buruk tersebut, sudah mendapatkan pelayanan tim medis.

“Bayi itu sudah ditangani. Bantuan dari pemerintah juga sudah. Bahkan, bayi itu dipantau terus oleh petugas medis dari pihak Puskesmas disana,” kata Yani Jatnika Marwan kepada Radar Sukabumi, Jumat (15/04).

Menurutnya, bayi Risma mengalami gizi buruk karena terdapat penyakit penyerta atau penyakit bawaan. Yakni disfagia atau penyakit kesulitan menelan.

“Iya, itulah kenapa pada mulut bayi itu, dipasang selang untuk memasukan makanannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bayi yang kini mengidap penyakit gizi buruk tersebut, sewaktu proses kelahiran secara normal memiliki berat badan 3 kilogram.

“Yang jelas pasien sudah diberikan tindakan dan pemantauan gizinya. Karena ternyata makanan bergizi terutama untuk ibu hamil sangat menentukan kualitas hidup bayi yang dikandungnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tamanjaya Kecamatan Ciemas, Sitty Rochmah menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah melakukan penanganan secara intensif kepada bayi yang mengalami gizi buruk itu.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk membatu keluarga bayi itu. Dan kita juga terus memantau kondisi kesehatan bayinya,” jelasnya.

Berkat kerja keras dan pemantauan petugas medis dari Puskesmas Tamanjaja yang dilakukan secara intensif, kini kondisi kesehatan bayi tersebut berangsur membaik. Bahkan, berat badan bayi tersebut mengalami sedikit perkembangan.

“Untuk memulihkan kondisi kesehatannya, kami berencana pada 18 April 2022 nanti, akan dbawa kontrol lagi ke RSUD Palabuhanratu,” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.