Bapenda Kabupaten Sukabumi Gencar Sosialisasi Sadar Bayar Pajak

Kepala Dinas Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdi Somantri
Kepala Dinas Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdi Somantri

PALABUHANRATU – Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Sukabumi terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kesadaran masyakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan.

Setelah sebelumnya menawarkan kegiatan program gebyar si Penyu yang memiliki arti gerakan sadar membayar pajak dan retribusi melalui pelayanan rakyat terpadu, belum lama ini kepala dinas Bappenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantari mengatakan masyarakat bisa datang memberikan informasi penyepadanan bahwa NOP, NIK nya dan objek tanahnya.

Bacaan Lainnya

“Sehingga nanti kita punya data base yang bagus jadi satu kata. Ketika dari NIK kita bisa lihat NOP, objek tanah, jadi single data,” ujar Herdi Somantri.

Program lainnya, kata Herdi yakni Smart bapenda, system administrasi masyarakat terpadu badan pendapatan daerah, didalam terpadu masyarakat bisa menghubungi 085798888110 melalui layananan perpesanan aplikasi whastapp masyarakat sudah mendapat pelayanan secara digital.

“Semua jenis pelayanan, pajak dan retribusi. Disitu juga ada kita melaunching kegiatan pasar pelayanan pajak terintegrasi, pasar ini yang ada mobil keliling nanti di area bengsat dan sebagainya kita melakukan melalui pasar,” jelasnya.

“Dari kegiatan ini kami memberikan apresiasi terutama bapenda dengan program program si Penyu, retribusi pajak yang isinya beruntung, mereka bagi masyarakat wajib pajak, membayar pajak dengan patuh di bulan 6 untuk PPB mereka dapat berkesempatan umroh,” imbuhnya.

Nantinya lanjut Herdi sistemnya akan diundi, akhir bulan Juli, sehingga masyarakat akan berkesempatan mendapatkan hadiah umroh, termasuk mandornya yakni kepala desa sebagai kordinator.

“Kami berharap bahwa dibulan sadar pajak ini atau di momentum kemerdekaan dan hari jadi kabupaten Sukabumi, kami akan melaunching gebyar Si Penyu ini dengan pelayanan pusat terpadu,” terangnya.

Ditegaskan Herdi alasan program ptogram digulirkan karena memang semua harus sadar betul, karena pajak tersebut nantinya akan berguna membantu pendidikan, membantu masyarakat miskin, membantu kesehatan sehingga pada akhirnya juga pajak itu membantu untuk peningkatan insfrastruktur.

“Kami menghimbau bahwa pajak itu bukan hanya untuk insprastruktur tapi untuk kembantu warga warga lain yang dari sistem pendidikan, kesehatan, kemiskinan,” paparnya.

“Jadi marilah kita partisipasi atau sadar untuk membantu. Itu esensi dari pajak, harus masyarakat manfaat yang dapatkan. Jangan berpikir bahwa bayar pajak jalannya rusak, tapi ada sisi lain, pendidikannya kesehatan, kita membantu sodara sodara kita,” sambungnya. (Ndi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *