Alhamdulillah, Ratusan Santri Al Bayan Sukabumi Pulih

  • Whatsapp
Petugas melakukan proses desinfeksi dengan menyemprotkan cairan desinfektan di setiap sudut gedung Pondpes Al Bayan di Cibadak.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kabar baik kembali datang dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Yakni sebanyak 125 orang santri Pondok Pesantren Unggul Al-Bayan Cibadak sembuh dari Covid-19. Pada hari Minggu (22/11) besok, para santri akan dilakukan pemeriksaan swab lagi sebelum dipulangkan.

Data yang diperoleh dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, perkembangan kasus Covid-19 pada Jumat (20/11) menunjukan penambahan pasien kontak erat sebanyak 125 orang, suspek 86 orang, probable bertambah 5 orang dan pasien yang terkonfirmasi sembuh sebanyak 126 pasian, diantaranya santri Pondok Pesantren Unggul Al-Bayan Cibadak sebanyak 125 orang dan perempuan asal Palabuhanratu.

Bacaan Lainnya

Kabar inipun dibenarkan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Unggul Al-Bayan Cibadak, Heriyanto. Menurutnya, kondisi para santri yang sebelumnya terpapar Covid-19 semakin membaik. Hingga saat ini, tercatat 145 santri telah dinyatakan negatif dari virus korona.

“Alhamdulillah, berangsur pulih. Hingga saat ini sudah 145 santri yang dinyatakan negatif, semoga saja semua kembali seperti biasanya,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi saat dihubungi, Jumat (20/11/2020).

Pada Minggu mendatang, lanjut Heriyanto, semua santri bakal kembali mendapatkan pemeriksaan swab. Jika hasil pemeriksaan swab negatif, para santri yang menjalani isolasi di asrama akan dipulangkan. Sedangkan, jika masih terdapat santri yang masih positif, akan melakukan kembali isolasi.

“Masa inkubasi berkakhir pada hari Minggu, nah nanti akan dilakukan pemeriksaan swab kembali dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, jika negatif akan dipulangkan kerumahnya masing-masing, begitupun sebaliknya jika ada yang masih terkonfirmasi positif akan kembali mendapatkan penanganan,” paparnya.

Sementaara untuk proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Pondok Pesantren Unggul Al-Bayan Cibadak dihentikan sementara hingga situasi kembali seperti biasa. Karena memang, Heriyanto memastikan kondisi kesehatan para santri merupakan prioritasnya.

“KBM diliburkan sampai situasi kembali benar-benar pulih, mohon doanya kepada semua pihak,” singkatnya. (upi/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *