‘Adu Bagong’, Satu Biker Meregang Nyawa

  • Whatsapp

CIKEMBAR – Malam takbiran Idul Adha kemarin, merupakan malam terakhir bagi Candra Juansyah (21), warga Kampung Awileuga, RT 03/05, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar.

Ia menghembuskan nafas terakhir setelah terlibat kecelakaan ‘adu bagong’ di Jalan Palabuhan II, tepatnya di perlintasan Kampung Cibodas, Desa/Kecamatan Cikembar, pada Kamis (31/8), sekitar pukul 21.26 WIB.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, kecelakaan itu bermula saat motor Ninja bernopol F 2049 IS yang dikendarai Candra Juansyah melaju dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi.

Sementara dari arah berlawanan, Awal Mawardi berboncengan dengan Ega Cahya Permana dengan menggunakan motor RX King bernopol F 4677 OC. Diduga, keduanya melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Semuanya tak menggunakan helm saat berkendara,” ujar Babinkamtibmas Desa Kertaraharja Polsek Cikembar, Bripka Eko Hadi saat dihubungi Radar Sukabumi.

Dikatakan Eko, akibat insiden ‘adu bagong’ itu, ketiganya pun mengalami luka cukup parah. Bahkan, pengendara atas nama Candra Juansyah meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah di kepala. Sementara dua orang lainnya, mengalami luka cukup serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. “Kondisi kedua kendaraan rusak parah akibat inisiden ini,” akunya.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyebab terjadinya kecelakaan itu, yakni tidak tertibnya pengendara saat berkendara, seperti halnya tidak mengenakan helm dan melaju dengan kecepatan tinggi. “Selain itu, minimnya penerangan jalan umum (PJU) di lokasi kejadian menjadi salah satu penyebabnya juga. Kasus ini ditangani Unit Laka Polres Sukabumi,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat, Ruslan Efendy (33) mengaku, perlintasan yang baru saja memakan korban itu memang rawan terjadi kecelakaan. Selain konstruksi jalan yang tidak rata, juga karena minimnya penerangan. “Memang perlintasan ini rawan terjadi kecelakaan. Makanya, kami berharap di perlintasan ini segera dipasang PJU. Supaya tidak ada lagi korban di sini,” singkatnya berharap. (Cr15/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *