Ade Dasep : Al-quran Wajib Dikenali, Fahami dan Dijalankan Isinya

Ade Dasep
MENYANTUNI : Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin didampingi Kepala Desa Cijambe Suhendi saat menyantuni anak yatim di di Kampung Ciareuy Rt (06/03) Desa Cijambe Kecamatan Cikidang, Jumat (26/11/2021)

SUKABUMI — Mana mungkin akan timbul dan tumbuh rasa cinta kepada Al-Quran jika kita tidak pernah mengenalnya. Kita tidak akan mengenalnya, jika kita tidak pernah membacanya dengan paham maknanya. Hal itulah yang dikatakan Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin pada setiap kegiatan jumling di beberapa desa-desa yang ada di Dapil III Kabupaten Sukabumi.

Bahkan orang yang diketahui sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi ini terlebih dahulu menjalankannya dengan rutin membaca dan memahaminya. Hal itu dilakukan semata-mata untuk menumbuhkan rasa kecintaanya terhadap kitab suci umat islam dunia.

Bacaan Lainnya

“Ya mana mungkin kita bisa mengenalnya apalagi mencintanya, sementara membacanya juga sudah tidak dilakukan, hal yang paling mustahil bisa menjawab ketika ditanya siapa pedoman hidupmu nanti, untuk itu saya bersama lembaga Baldatun mencoba untuk menebar ‘virus’ cinta Alquran kepada masyarakat dengan mewakafkan Alquran, “ujar Ade Dasep usai mewakafkan 17 Alquran terjemahan dan santunan 42 anak yatim belum baligh di Kampung Ciareuy Rt (06/03) Desa Cijambe Kecamatan Cikidang, Jumat (26/11/2021).

Saat ini orang mencari obat untuk tentram, bahagia dan damai dengan cara apapun bahkan harus mengeluarkan uang tak sedikit, padahal obat yang paling ampuh untuk sejahtera dan barokah itu adalah Alquran. Alquran adalah obat yang ampuh untuk umat manusia, namun banyak diantara kita yang melupakannya. Dalam hidup umat islam tidak ada amalan yang terlepas dari petunjuk Alquran.

“Alquran adalah cara satu-satunya tempat berdialog Allah kepada manusia, dan sholat adalah cara dialog manusia kepada penciptanya. Jadi, jika masyarakat ingin merasakan hidup berkah dan damai maka kenalilah Alquran dan perdalam isinya, insya allah bahagia dan tentram itu datang dengan sendirinya. Jangan mencari bahagia kepada tindakan dunia, karena bahagia itu letaknya pada hati bukan materi, “tegasnya.

Dirinya menjelaskan, hingga saat ini sudah ada 3.461 Alquran yang disebarkan di 6 kecamatan dapil III, hal itu selain merupakan janji politik. Namun, sekaligus mengajak dan menyerukan agar masyarakat untuk bisa mengenal Alquran dengan cara membacanya. Dengan itu, kualitas berfikir masyarakat bisa positif dan lurus berdasarkan aturan sang pencipta.

“Kalau ada waktunya malas membaca Alquran, maka sempatkanlah mendengar bacaan Alquran. Sekarang bisa lewat media apa saja bisa kita dengan lantunan Alquran,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, saat ini merasa bangga ketika saat ini, Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) Sukabumi ikut dan bergerak bersama dengan Baldatun dalam gerakan ini. Dengan itu, ada tambahan semangat dalam setiap gerakan kebaikan ini guna mendorong masyarakat untuk peningkatan sisi religiusnya.

“Meskipun saat ini masih dalam kondisi pandemi, jangan berdiam dengan keluh kesah, hendaknya berlapang dada dan berserah diri dengan berikhtiar maksimal, “terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.