JAWA BARAT

Revitalisasi Objek Wisata Ziarah Situ Lengkong Panjalu, Berharap Kunjungan Wisatawan Meningkat

×

Revitalisasi Objek Wisata Ziarah Situ Lengkong Panjalu, Berharap Kunjungan Wisatawan Meningkat

Sebarkan artikel ini
wisata ziarah Situ Lengkong Panjalu
Gerbang utama objek wisata ziarah Situ Lengkong Panjalu Ciamis. (foto: roni/radarsukabumi).

CIAMIS – Objek wisata ziarah Situ Lengkong Panjalu, yang berada di wilayah Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), akan menambahkan kesan tersendiri bagi siapapun yang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.

Seperti diketahui Kabupaten Ciamis memiliki berbagai daya tarik wisata alam, salah satunya adalah Situ Lengkong Panjalu yang kian menjadi primadona bagi banyak wisatawan.

Bank bjb Tandamata

Berdasarkan pantauan, Situ (Danau) Lengkong Panjalu tersebut memiliki beragam keunggulan, seperti wisata air, hutan lindung, serta bangunan cagar budaya yang terletak diarea pintu utama masuk kawasan Situ.

Menurut catatan singkat yang dirangkum RadarSukabumi, bahwa sejarah, Situ Lengkong Panjalu, merupakan hasil buatan dari para leluhur yang hidup di zaman kerajaan Hindu Panjalu.

Konon pada awal abad ke-7 tersebut, seorang raja Panjalu menginginkan putra mahkotanya yang bernama Borosngora, agar memiliki ilmu yang ampuh dan sempurna.

Maka sang putra mahkota berangkat menuju ke suatu tempat dan berakhir di Tanah Suci Makkah. Tujuannya, untuk mempelajari dan memperdalam ilmu agama Islam serta membaca Syahadat.

Saat ini Situ Lengkong Panjalu, sedang dilakukan Revitalisasi dan Penataan kawasa wisata. Hal ini sebagaimana diketahui bahwa Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jabar, melalui UPTD PSDA wilayah Sungai Citanduy, sejak 6 Juli 2023 lalu, telah melaksanakan proyek tersebut.

wisata-ziarah-Situ-Lengkong-Panjalu
Pengerjaan proyek Revitalisasi dan Penataan kawasan Situ Lengkong Panjalu Ciamis. (foto: roni/radarsukabumi).

Dendi Risnandi, Site Manager (SM) PT Pratama Putra Berlian (PPB) selaku perusahaan pelaksana proyek, menurut dia seluruh pekerjaan ditargetkan akan rampung pada akhir Desember 2023.

“Untuk saat ini seluruh pekerjaan telah mencapai progres 50 persen lebih,” ucap Dendi, pada Kamis (19/10) di lokasi proyek.

Dijelaskannya, bahwa proyek tersebut anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Jabar tahun 2023 sebesar Rp 10, 24 miliar. Adapun revitalisasi dan penataan kawasan tersebut, yakni pembangunan kios-kios pedagang, gedung pengelola, perbaikan tugu dan pendopo.

Selain itu, dilakukan pengerukan sedimen di sekitar Situ/danau. Dendi pun mengaku optimis bahwa seluruh pekerjaan revitalisasi tersebut dapat selesai tepat waktu atau pada akhir Desember 2023, pungkasnya. (Roni)