JAWA BARAT

PWI Jabar Ajak Jurnalis Menjaga Proses Demokrasi

×

PWI Jabar Ajak Jurnalis Menjaga Proses Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Umum PWI Jawa Barat Tantan Sulthon
Sekretaris Umum PWI Jawa Barat Tantan Sulthon saat memberikan sambutan dalam Konferwil PWI Kota Sukabumi

SUKABUMI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat (Jabar) mengajak kepada para pengurus maupun anggota PWI Kota Sukabumi agar dapat menjaga proses pesta demokrasi atau pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Baik Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Sukabumi maupun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Hal itu, disampaikan sekretaris umum PWI Jawa Barat Tantan Sulthon, usai menggelar Konferwil PWI Kota Sukabumi, belum lama ini di Hotel Balcony, Jalan Selabintana.

Bank bjb Tandamata

“Saya berharap temen temen jurnalis, khusus di Sukabumi bisa menjaga proses demokrasi, sehingga bisa terlaksana dengan jujur dan adil serta dapat ikut serta dalam menjaga kondusifitas,” ujar Tantan Sulthon, belum lama ini.

Lanjut Tantan, bagi teman teman jurnalis terutama yang tergabung di PWI tidak boleh berpihak kepada salah satu paslon, karena membawa organisasi dan profesi. Maka tentunya harus menjaga proses demokrasi, sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar.

“Kita sebagai jurnalismemiliki peran penting dalam proses demokrasi sebagai pilar ke 4 demokrasi yang tentunya harus memberikan kontribusi maksimal bagi pemilihan yang jujur dan adil,” ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau karena sudah ada edaran dari Mendagri supaya pengurus PWI di daerah juga bisa bekerja sama dengan penyelenggara Pemilu baik itu KPU maupun Bawaslu untuk melakukan kolaborasi dan mensosialisasikan proses Pilkada.

“Tentunya temen temen harus ikut andil dalam proses demokrasi sesuai dengan edaran Mendagri dan PWI pusat dan ini harus disegerakan dengan program program sosialisasi kepala daerah,” jelasnya.

Menurutnya, jurnalis punya peran penting untuk menyampaikan kepala masyarakat, memberikan informasi calon-calon kepala daerah yang kompeten dan layak yang dapat membangun di daerahnya masing-masing.

“Ini tentunya harus dengan asas keadilan juga jangan sampai salah satu calon yang diinformasikan ke masyarakat, tapi calon lain tidak diinformasikan. Tentunya ini menjadi mainset temen temen wartawan memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia memaparkan, jangan sampai masyarakat terpengaruh dengan pemberitaan yang tidak menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Sebab, teman teman punya peran penting dalam mensosialisasikan para calon ini.

“Menginformasikan pada sisi program, terus apa apa yang menjadi gagasan gagasan para calon dan diinformasikan kepada masyarakat sehingga dapat memilih dengan gagasan gagasan yang disampaikan pada calon,” pungkasnya. (ris