PURWAKARTA – Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) melakukan antar jemput para jemaah calon haji (JCH) dengan menggunakan kedaraan/mobil dinas.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, menyediakan ratusan kendaraan dinas Pemkab Purwakarta untuk melakukan antar jemput jemaah haji dari rumah masing-masing ke Tajug Gede, Purwakarta sebagai titik kumpul menuju ke Asrama Haji di Kabupaten Indramayu pada Selasa (6/5/2025).
“Penjemputan jemaah calon haji dari rumahnya ke titik pemberangkatan menggunakan mobil dinas merupakan tradisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun,” kata Om Zein -sapaan akrab- Saepul Bahri Binzein.
“Ini sebagai bentuk pelayanan Pemkab Purwakarta kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji,” tambah dia, kutip laman Pemkab Purwakarta.
Lebih lanjut Om Zein mengatakan, bahwa keberangkatan jemaah calon haji yang tergabung dalam kloter 5 dengan menggunakan sebanyak 220 unit kendaraan dinas roda empat milik Pemkab Purwakarta.
“Kendaraan yang menjemput jemaah calon haji merupakan kendaraan operasional Pemkab Purwakarta. Kurang lebih 220 unit mobil kami kerahkan,” ujar Om Zein.
Ia berpesan kepada para jemaah calon haji, agar mendahulukan pelaksanaan ibadah wajib, kemudian ibadah sunnah. Jangan sampai saat tiba di tanah suci Mekkah dan Madinah malah sibuk berbelanja.
“Jangan lupa jaga kesehatan, fokuskan untuk ibadah. Berbelanja boleh tapi jangan terlalu banyak,” ucap Om Zein.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta, Hanif Hanafi mengatakan jemaah calon haji yang tergabung pada kloter 5 yang diberangkatkan hari ini adalah sebanyak 437 orang, ditambah dengan 8 orang petugas sehingga seluruhnya berjumlah 445 orang.
“Ini adalah pemberangkatan gelombang pertama untuk jemaah calon haji asal Kabupaten Purwakarta,” kata Hanif.
Hanif juga mengatakan jemaah calon haji asal Kabupaten Purwakarta kloter 5 ini menuju tanah suci menggunakan pesawat Saudi Airlines pada Rabu, 7 Mei 2025 sekira pukul 14.10 WIB.
“Kloter 5 pemberangkatan gelombang pertama, artinya jemaah akan terlebih dahulu di Madinah untuk melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi selama kurang lebih 8 hari, dilanjutkan untuk umroh dan haji di Kota Mekkah,” terang Hanif. (Ron/*)






