Iklim Investasi di Purwakarta Naik Signifikan, Ini Capaiannya, Anne Ratna Mustika: Alhamdulillah

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika
Bupati Anne Ratna Mustika mengucapkan rasa syukur atas kenaikan investasi di Kabupaten Purwakarta. (foto: tangkap layar video IG @anneratna82)

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengucapkan rasa syukurnya, karena iklim investasi yang ada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Bahkan sampai triwulan kedua di 2023 ini dengan capaian sebesar Rp 5,7 triliun. Sedangkan pada triwulan pertama yakni sebesar Rp 3,28 triliun. Hal ini tentu menjadi kebangga pula bagi masyarakat di Kabupaten Purwakarta, dalam penyerapan tenaga kerja.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) pada Kementerian BKPM, untuk triwulan kedua tahun 2023, investasi yang masuk ke Purwakarta mencapai Rp 5,7 triliun,” kata Anne Ratna.

Dengan investasi sebesar itu, Anne Ratna mengungkapkan, bahwa serapan tenaga kerjanya mencapai 5.000 orang lebih. Bahkan, jika diakumulasikan dengan triwulan pertama atau periode Januari hingga Juni 2023 jumlah investasi yang masuk ke Purwakarta mencapai 8,99 triliun.

“Sedangkan target realisasi investasi kita adalah Rp 9,5 triliun. Artinya, capaiannya sudah diangka 94,6 persen,” ucap Anne Ratna, kepada awak media, Selasa (25/7/2023).

Dia mengungkapkan, bahwa capaian tersebut dapat direalisasikan dengan diimplementasikannya pelayanan perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik melalui OSS RBA. Sehingga pelaku usaha mendapat kemudahan dan kepastian dalam merealisasikan usahanya.

Pelaku usaha mikro, kecil, menengah hingga besar serta keberadaan Mall Pelayanan Publik Bale Madukara dan gerai pelayanan publik teras Madukara di 4 Kecamatan, menurut dia, juga memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha.

“Terutama terhadap pelayanan perizinan berusaha, potensi investasi dan penyelesaian permasalahan dalam merealisasikan kegiatan usahanya,” ujar Anne Ratna.

Ia berharap, manfaat penanaman modal tersebut dapat meningkatkan investasi, membuka lapangan pekerjaan, juga meningkatkan perekonomian masyarakat Purwakarta.

“Untuk kepentingan masuknya investasi tersebut, para pegawai di lingkungan Pemkab Purwakarta diminta terus melakukan percepatan serta peningkatkan peran dan fungsi pemerintah dalam pembangunan dan pelayanan publik,” katanya.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu daerah tujuan investasi bagi para pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya untuk perluasan usaha. Selain memiliki potensi pasar yang menjanjikan, untuk rantai pasok wilayah Purwakarta juga menunjang karena menjadi daerah perlintasan sejumlah kota besar.

“Jajaran Pemkab Purwakarta akan terus berkomitmen dan fokus menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan berbagai langkah strategis, antara lain dengan mengimplementasikan pelayanan perizinan berusaha yang terintegrasi,” pungkas Anne Ratna.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dilansir Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta, menyatakan realisasi investasi sebesar Rp 5,7 triliun tersebut terdiri dari PMA sebesar Rp 3,67 triliun atau 64,60 persen dan PMDN Rp 2,02 triliun atau 35,60 persen. (Ron)

Pos terkait