“Nantinya dari satu saf itu dibagi menjadi dua, ada yang kearah pintu kanan dan pintu kiri, masyarakat yang datang pun tidak semuanya berasal dari Bandung bahkan tahun kemarin ada yang datang dari Cianjur,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan pihak panitia tidak memberlakukan sistem kupon karena memang untuk menghindari kericuhan saat pembagian hewan kurban.
“Insha Allah dengan sistem ini nantinya tidak akan terlalu kesulitan dalam pelaksanaannya. Cara ini dapat mengurangi antrean nantinya, dan diharapkan acara pembagian daging kurban ini akan selesai sebelum waktu shalat ashar tiba.
Jumlah hewan kurban di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat akan bertambah lagi karena rencananya Presiden Joko Widodo juga akan menitipkan hewan kurban di masjid tersebut. Juju berharap saat pembagian hewan kurban nanti para mustahik bisa menjaga ketertiban agar tidak terjadi kericuhan atau berdesak-desakan.
(net)




