Berdasarkan informasi dari Darsono, pada Jumat (3/8) sekitar pukul 10.30 WIB, kondisi KM Bunga Hati 2 masih ada di lokasi kecelakaan dengan posisi terbalik. Seluruh peralatan di kapal, termasuk jaring dan drum, tampak berserakan di sekitar lokasi terbaliknya kapal. “Tapi nahkoda dan ABK-nya tidak ada,’’ kata Guntur.
Meski hingga kini belum ada kabar mengenai keberadaan para awak kapalnya, namun Guntur memiliki harapan mereka seluruhnya dalam kondisi selamat. Pasalnya, berdasarkan informasi dari nahkoda KM Jaya Mulya, pada jarak empat mil sebelum lokasi kejadian, sebelumnya terlihat ada sebuah kapal kargo yang berhenti cukup lama.
“Saya berharap, mudah-mudahan, nahkoda dan seluruh ABK diselamatkan oleh kapal (kargo) itu,” tutur Guntur.Guntur menambahkan, saat ini kondisi angin dan gelombang tidak memungkinkan bagi kapal-kapal nelayan lainnya untuk mendekat ke lokasi kejadian. Menurutnya, para nelayan akan bergerak untuk membantu pencarian jika kondisi cuaca sudah membaik.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden, menyatakan, akan terus melakukan upaya pencarian terhadap seluruh awak kapal. Namun, dia mengakui, upaya pencarian saat ini terkendala angin kencang dan gelombang tinggi. “Kita berharap mereka semua selamat,’’ kata Deden.
Harapan para awak kapal itu selamat dikarenakan adanya informasi dari nelayan lain yang melihat ada kapal kargo yang berhenti di sekitar KM Bunga Hati 2 yang terbalik. Seluruh ABK dan nahkoda KM Bunga Hati 2 diharapkan seluruhnya diselamatkan oleh kapal kargo yang belum diketahui identitasnya itu.
(net)



