Kabupaten Cirebon 70 Persen Warganya Miskin, Anggota DPRD Jabar Kaget dan Malu

Kota Cirebon Miskin
Ilustrasi

CIREBON Pernyataan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Cirebon terkait angka kemiskinan didaerah ini, direspon oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Hj Yuningsih.

Pasalnya, berdasarkan surat terbaru dan SK-Kemensos yang diinformasikan oleh Kadinsos tersebut, menyebutkan penduduk miskin di Kabupaten Cirebon mencapai hingga 70 persen.

Bacaan Lainnya

“Ya saya malu membaca berita tentang naiknya warga miskin di Kabupaten Cirebon. Masa bisa tembus tujuh puluh persen, ini indikator nya apa,” kata Yuningsih saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (6/10/2021).

Menurut Yuningsih, permintaan Kadinsos yang meminta anggaran untuk melakukan verval sangat tidak etis, mengingat anggarannya sendiri sudah telat. Meski demikian, kata dia, yang dilakukan oleh Kadinsos tersebut merupakan suatu hal yang wajar.

Karena, mungkin saja untuk melakukan verval ulang terkait data kemiskinan yang semakin tinggi.

“Kalau itu data terakhir dari Kemensos tanggal 18 september, kenapa tidak dari kemarin pas anggaran perubahan. Kenapa baru diekspos sekarang. Ini sepertinya ada kesalahan komunikasi antara pimpinan dan bawahan,” ungkapnya.

Yuningsih juga memprediksi, data tersebut bisa saja terjadi kesalahan. Indikator kemiskinan yang di berikan harus benar-benar jelas. Masalahnya, saat ini pembangunan di Kabupaten Cirebon tidak buruk-buruk amat. Kalau barometernya karena covid, tidak mungkin tiba-tiba warga miskin di Kabupaten Cirebon melambung tinggi.

“Kalau jumlahnya seperti yang sekarang, bisa-bisa Kabupaten Cirebon menduduki urutan pertama daerah termiskin di jawa barat. Saya malah tidak yakin ah,” ujarnya.

(Jon/Pojokjabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.