Tiga Srikandi Universitas Pakuan Bogor, Kibarkan Spanduk Raksasa

Srikandi Universitas Pakuan bogor

BOGOR – Tiga srikandi Universitas Pakuan (Unpak) terjun dari ketinggian 51 meter, mengibarkan mega spanduk aksi peduli perubahan iklim, memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Senin (6/6/2022).

Berpakaian serba hitam, dilengkapi berbagai perlengkapan dan alat pengaman, ketiganya dengan yakin menuruni puncak gedung Graha Pakuan Siliwangi, Unpak dengan tali yang diikat pada tiang gedung.

Bacaan Lainnya

Berbekal pengalaman dan persiapan yang sudah diberikan sebelumnya. Ketiga srikandi tersebut mengibarkan mega spanduk berukuran 10×10 meter.

Bukan sekedar kain kosong, spanduk berwarna kuning itu membawa pesan penting bertuliskan “Stop Climate Change, There is No Planet B”. Misi menegangkan ini dinisasi organisasi mahasiswa pecinta alam Unpak, WAPALAPA.

Ketua Umum WAPALAPA, Laksana Naufal Nabawi menjelaskan pembentangan spanduk raksasa tersebut bertujuan memberi peringatan kepada masyarakat tentang perubahan iklim yang terjadi saat ini.

“Kita ingin sampaikan kepada masyarakat bahwa perubahan iklim terjadi secara nyata saat ini. Mulai dari udara yang semakin panas, polusi udara memburuk, hingga kenaikan permukaan air laut setiap tahunnya,” paparnya.

Dirinya menyampaikan masyarakat dapat melakukan perubahan dimulai dari hal kecil seperti penanaman pohon di lingkungannya.

“Untuk langkah besar selanjutnya adalah menghentikan pembukaan lahan terbuka hijau dan penggundulan hutan,” ujar Laksana.

Dirinya menambahkan, dipilihnya tiga srikandi anggota WAPALAPA sebagai pengibar, bertujuan menunjukkan emansipasi sehingga tak hanya kaum pria yang bisa melakukan aksi melainkan juga kaum wanita.

Selain pengibaran spanduk raksasa, WAPALAPA juga melakukan kampanye di sekitaran kampus Unpak. Kegiatan ini dilakukan dengan edukasi dan orasi pentingnya menjaga lingkungan.

“Kita kampanye kepada civitas Unpak dan masyarakat secara umum. Harapannya mereka bisa ikut sadar pada fenomena perubahan iklim, karena bumi kita hanya ini, tidak ada planet bumi yang lain,” ucapnya. (cr1/radar bogor)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan