BOGOR– KH TB Muhidin secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, menggantikan KH Mustofa Abdullah bin Nuh, yang memilih mundur saat Musyawarah Daerah (Musda) X yang diselenggerakan di Hotel Onih Kota Bogor, Sabtu (26/22/2022).
KH TB Muhyidin bakal menjadi Ketua MUI Kota Bogor periode 2022-2027. Dalam proses sidang yang terbuka forum, secara aklamasi memilih ketua Lembaga falaqiyah Nadhlatul Ulama (NU) Kota Bogor ini menjadi ketua umum terpilih.
Dalam proses sidang, pimpinan sidang memberikan pilihan prosedur apakah proses pemilihan dilakukan secara terbuka atau tertutup. Beberapa anggota sidang memilih proses pemilihan ketua MUI Kota Bogor dilakukan secara terbuka.
Alhasil, peserta sidang dengan bulat dari berbagai Lembaga perwakilan memilih KH TB Muhyidin sebagai pimpinan puncak MUI Kota Bogor.
Usai terpilih, KH TB Muhyidin meminta dukungan semua pihak agar menjadikan MUI Kota Bogor lebih baik. “Tolong bantu saya menjadikan MUI Kota Bogor lebih baik lagi,” kata Muhyidin.
Bahkan dirinya menegaskan, hanya akan menjadi Ketua Umum MUI Kota Bogor untuk satu periode. “Cukup 1 kali saja saya jadi Ketua MUI Kota Bogor, jangan sampai ada khalifah bagi yang lain. Jadi, saya hanya akan menjabat satu peridode,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Sidang, Hasbullah mengatakan, proses persidangan pemilihan Ketua MUI Kota Bogor berjalan dengan tertib dan demokratis.
Dengan demikian, tahapan yang dilakukan dalam Musda MUI ke-10 ini telah berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, proses awal sampai akhir berjalan dengan baik. Dan dalam sidang, sudah terpilih KH TB Muhyidin sebagai ketua umum, untuk formatur nanti ada 12 orang. Kita tunggu saja, kepengurusan barunya,” kata Hasbullah.
Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mengungkapkan, beberapa capaian yang dilakukan Pemkot Bogor salah satunya persoalan ekonomi.
Menurutnya, ketika kota lain ekonominya tersendat-sendat namun tidak untuk kota Bogor.
“Setiap bulan Oktober dan November normal seperti biasa. Jadi kita bersyukur ekonomi membaik, angka-angka membaik. Kota Bogor IPM pertumbuhan 2021 tertinggi di Jabar,” kata Bima.
Akan tetapi, urusan kota bogor bukan hanya ekonomi, tapi urusan kota ramah keluarga dirinya ingin Setiap sudut dirumah kota bogor jauh dari kemudharatan sehingga kota ramah keluarga benar-benar terwujud.
Dengan tetap terjaganya keramahan dan kesejukan di Kota Bogor maka dalam kegiatan ini pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para Ulama yang telah ikut menjaga kondisi ini.
“Di titik itulah, hatur nuhun pisan ka para ulama. Terus mengingatkan dan mengawasi yang bathil-bathil. Walaupun ada perda tibum. Kalau hari ini Kota Bogor guyub, sejuk, mari kita Yakini berkat doa para kiyai dan ulama kita,” pungkasnya. (ded)






