“Untuk yang diberangkatkan melalui Kertajati ini ada 24 kloter dengan usia termuda 18 tahun dan tertua 103 tahun,” tutur Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
Setelah adanya penerbangan haji, dia mengharapkan, Bandara Kertajati bisa dimanfaatkan untuk penerbangan lainnya, terutama umrah, agar bisa secara rutin berangkat dari BIJB.
Kang Emil juga berterima kasih kepada Kementerian Agama yang sudah memberikan kesempatan bagi Bandara Kertajati untuk dapat melayani masyarakat, terutama yang berada di Jawa Barat bagian utara. Terkait dengan koneksi Bandara Kertajati juga akan segera selesai, terutama Tol Cisumdawu, yang dapat mempercepat mobilitas warga, khususnya di Bandung dan sekitarnya.
Ia mengharapkan adanya koneksi tersebut Bandara Kertajati itu dapat digunakan untuk penerbangan. “Kami mendapatkan informasi bahwa Tol Cisumdawu akan beroperasi satu bulan lagi sehingga diharapkan dapat menunjang keberadaan bandara,” katanya.(*)






