Calon Ketua Umum Asprov PSSI Jabar, Ramram Serahkan Formulir Pendaftaran

  • Whatsapp
Ramram Mukhlis Ramdani
Ramram Mukhlis Ramdani usai pendaftaran. Dede

BANDUNG – Didampingi para pendukungnya dari berbagai daerah di Jawa Barat, Ramram Mukhlis Ramdani menyerahkan formulir pendaftaran untuk pemilihan calon ketua umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat.

Usai melakukan pendaftaran, Ramram berkomitmen akan melakukan perubahan di tubuh PSSI Jabar, sehingga menguntungkan klub-klub di Jawa Barat, untuk meriah prestasi ditingkat nasional.

Bacaan Lainnya

“Salah satu program kami akan membuat kompetensi berbiaya murah, dengan menggandeng pemerintah maupun pihak swasta,” tuturnya.

Ramram menambahkan, akan lebih memperhatikan serta pembinaan klub hingga pemain, sehingga memiliki kualitas yang dapat bersaing di kasta tertinggi.

“Kami sudah menargetkan akan ada penambahan klub yang berlaga di liga 1 dan liga 2 yang mewakili Jawa Barat,” katanya.

Disaat bersamaan, mantan ketua PSSI Jawa Barat yang juga pernah menjadi exco PSSI pusat, Toni Apriliani, mengatakan, Ramram merupakan sosok yang tepat untuk memajukan kembali persepakbolaan Jawa Barat.

“Sosok Ramram sangat tepat, masih muda dan punya pengalaman di sepak bola, jaringannya juga luas, saya yakin Ramram dapat meningkatkan prestasi klub-klub sepak bola di Jawa Barat,” ujarnya

Menurut Toni, Ramram dapat menghadirkan kompetensi berbiaya murah dan tidak membebankan klub. Sehingga klub dapat lebih berkonsentrasi melakukan pertandingan.

“Pengelola klub selalu dibebani keuangan setiap kompetisi akan digelar. Saya pikir sosok Ramram dapat berkolaborasi menghadirkan kompetisi berbiaya murah,” ujarnya

Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Bogor, Junaidi Samsudin, menjelaskan, PSSI membutuhkan sosok yang berpengalaman mengurus sepakbola agar paham betul tentang persoalan yang ada.

“Kami mendukung Ramram karena beliau sudah pengalaman di sepakbola,” ujarnya.

Selain itu, dia pun meyakini Ramram mampu menjembatani PSSI Jawa Barat dengan pemerintah daerah di provinsi tersebut.
“Bukan hanya sepakbola, semua cabang olahraga wajib bersinergi dengan pemerintah kalau kompetisi ingin berjalan baik,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, dia optimistis kompetisi akan berjalan baik. “Kompetisi akan berjalan baik, dan klub akan menanggung biaya yang murah, syukur-syukur bisa gratis,” katanya.

(dat/pojokjabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *