“Makanya kita masih kaji motif pelaku itu apa. Tapi sementara kita tidak menemukan ada barang berharga yang hilang, ” tutupnya.
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, peristiwa pembunuhan keji itu pertama kali diketahui salah seorang tetangga korban, Feby Lofa Rukiani.
Saat itu, Feby melintas di depan kediaman korban dan melihat pintu gerbang kontrakan terbuka.
Selain itu, Feby juga melihat televisi di dalam rumah korban masih menyala.
“Saksi memanggil-manggil korban dari luar, tapi tidak menyahut,” beber sumber yang tak mau disebutkan namanya itu.
Selanjutnya, saksi pun kembali berusaha dengan menelpon telepon selular korban.
“Tapi enggak diangkat. Lalu pergi,” lanjutnya.
Kemudian pada pukul 06.30 WIB, saat saksi hendak berangkat kerja, teryata masih melihat pintu terbuka seperti sebelumnya.
Karena itu, saksi merasa curiga dan memberanikan diri melihat dari jendela rumah korban.
“Saksi melihat korban sudah tergeletak. Banyak darahnya,” katanya.
Feby yang kaget pun langsung memanggil para tetangga dan Ketua RT setempat.
“Setelah itu langsung lapor ke Polsek Pondok Gede,” tandasnya.
(dyt/pojoksatu)





